Aksi Nyata: Integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran (Guru dan Kepala Sekolah)

0
316
Aksi nyata 8

Oleh: Sahono, M.Pd (Guru SMK Teknomedika Plus Kab. Bogor)

Silahkan download file presentasinya disini

Pendidikan adalah salah satu elemen penting dalam membentuk karakter generasi muda. Salah satu hal yang tak kalah penting dalam pendidikan adalah bagaimana kita mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran. Profil Pelajar Pancasila yang mencakup beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif, adalah panduan yang baik untuk mencapai tujuan ini.

Profil Pelajar Pancasila

  1. Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Hal pertama yang perlu diajarkan adalah keimanan dan akhlak mulia. Dalam setiap aspek pembelajaran, kita harus mengingatkan peserta didik untuk menjalani kehidupan yang penuh kebaikan dan berakhlak mulia.
  2. Berkebinekaan Global: Dunia saat ini sangat terhubung, dan siswa harus memahami nilai-nilai pluralisme dan keberagaman global. Integrasi nilai-nilai ini dalam pembelajaran akan membantu siswa menjadi individu yang lebih terbuka dan toleran.
  3. Bergotong Royong: Konsep gotong royong adalah salah satu nilai fundamental Pancasila. Mengajarkan siswa tentang pentingnya bekerja sama dan membantu sesama adalah langkah penting dalam pembelajaran.
  4. Kreatif: Kreativitas adalah kunci untuk menciptakan solusi baru dalam kehidupan. Dalam pembelajaran, kita harus mendorong siswa untuk berpikir di luar kotak dan mengembangkan ide-ide kreatif.
  5. Bernalar Kritis: Kemampuan berpikir kritis adalah hal yang sangat berharga. Dalam pembelajaran, kita harus mendorong siswa untuk tidak hanya menerima informasi begitu saja, tetapi juga untuk mempertanyakan, menganalisis, dan mengkritik informasi tersebut.
  6. Mandiri: Keberanian untuk mandiri adalah kualitas yang penting. Dalam pembelajaran, kita harus memberi siswa kesempatan untuk mengambil inisiatif dan bertanggung jawab atas pembelajaran mereka sendiri.

Modul Ajar Berpihak pada Peserta Didik
Salah satu contoh konkret dari integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran adalah modul ajar yang dikembangkan oleh SMK Teknomedika Plus. Modul ini ditujukan untuk mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Laboratorium Medik.

Modul ini mencakup elemen-elemen penting seperti profil doctorpreneur, job profile, dan peluang usaha/bekerja di bidang layanan laboratorium medik. Tujuannya adalah agar peserta didik memahami peran dan manfaat doctorpreneur dalam peluang kerja dan usaha di bidang layanan laboratorium medik, serta membangun visi dan passion mereka.

Dalam pengembangan modul ini, Profil Pelajar Pancasila juga diintegrasikan dengan memerhatikan berpikir kritis, kreatif, berkebinekaan global, dan bergotong royong. Peserta didik diajak untuk menganalisis perilaku doctorpreneur, berkolaborasi dalam kelompok, dan merespons informasi dengan kritikalitas.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran yang diusulkan dalam modul ini mencakup tahapan pendahuluan, inti, dan penutupan. Mulai dari doa sebelum memulai pembelajaran hingga refleksi peserta didik tentang pengalaman belajar mereka.

Dalam kegiatan inti, siswa diajak untuk aktif mengambil bagian dalam pembelajaran dengan cara menjawab pertanyaan, mengeksplorasi profil tokoh melalui video, mengerjakan tugas kelompok, dan berdiskusi untuk menyampaikan pendapat mereka.

Asesmen
Asesmen yang dilakukan mencakup tiga jenis, yaitu diagnostik, formatif, dan sumatif. Ini mencerminkan pendekatan holistik dalam menilai kemajuan siswa. Selain itu, asesmen juga dilakukan dalam berbagai bentuk seperti penilaian diri, tes tertulis, dan penilaian berdasarkan performa.

Dokumentasi Kegiatan
Aksi-Nyata-8- Aksi-Nyata-8

Penutup
Integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran adalah langkah konkret dalam membentuk karakter siswa yang berkualitas. Ini bukan hanya tentang pembelajaran di sekolah, tetapi juga persiapan mereka untuk menghadapi dunia yang semakin kompleks dan global. Dengan pendekatan yang baik dan modul yang sesuai, pendidikan bisa menjadi sarana untuk menciptakan generasi muda yang beriman,

berakhlak mulia, kreatif, dan mampu bergotong royong dalam masyarakat yang berkebinekaan global. Semua itu adalah nilai-nilai luhur yang tercermin dalam Pancasila.

Silahkan download file presentasinya disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here